PERANAN
INFORMATIKA DALAM PROGRAM ANIMASI
Di zaman sekarang yang serba modern ini,
perkembangan teknologi berkembang sangat pesat. Mulai dari bidang politik,
ekonomi, kesehatan, sosial, hiburan, dan lain-lain. Di bidang hiburan misalnya
semakin berkembangnya animasi. Di Indonesia sendiri, animasi sudah mulai
berkembang pesat. Banyak animator handal Indonesia yang mampu membuat animasi
dengan kualitas yang tidak kalah dengan film luar negeri. Contoh animasi asli
buatan anak Indonesia antara lain Adit dan Sopo Jarwo, Keluarga Somat, Battle
of Surabaya, dan lain-lain. Ketiga film animasi tersebut sudah mendapatkan
beberapa penghargaan. Ini menunjukkan bahwa animasi karya anak Indonesia ini
bisa dikatakan bagus, tidak bisa dipandang sebelah mata.
Membahas Adit dan Sopo Jarwo, animasi
ini mungkin bisa dikatakan sebagai kartun animasi paling populer di Indonesia.
Kartun ini disiarkan di MNCTV dan tayang selama 8 menit setiap episodenya. MD
Animation adalah rumah produksi dari animasi ini dan dibuat oleh ratusan
animator di seluruh Indonesia. Banyak penghargaan yang diberikan pada animasi
Adit dan Sopo Jarwo. Pada tanggal 31 Desember 2014 animasi ini mendapat
peringkat 1 best rating di seluruh acara TV Indonesia. Selain itu, Adit dan
Sopo Jarwo masuk nominasi film animasi terbaik Festival Film Indonesia 2014.
Animasi ini juga terpilih jadi Film Animasi Terbaik di Anti Corruption Film
Festival yang diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Animasi buatan Indonesia yang populer
selanjutnya adalah Keluarga Somat. Diproduksi oleh Dreamtoon dan ditayangkan di
Indosiar. Keluarga Somat tayang perdana di tahun 2013 dan berdurasi 11 menit
setiap episodenya. Animasi ini sudah mencapai episode 154 dan masih tetap akan
membuat episode baru mengingat semakin banyaknya orang yang suka dengan animasi
ini. Cerita dari Keluarga Somat yaitu tentang kisah keluarga Pak Somat disertai
dengan canda dan tawa yang mampu menghibur penonton. Rating Keluarga Somat bisa
dibilang memuaskan. Berulangkali animasi ini mengalahkan animasi Upin Ipin yang
notabene adalah buatan Malaysia.
Beralih ke film Battle of Surabaya.
Animasi ini bukan berbentuk episode, namun dalam bentuk cerita panjang/ film.
Tayang di bioskop tanggal 20 Agustus 2015 dan disutradarai oleh Aryanto
Kurniawan. Film ini melibatkan
sekitar 180 animator yang terdiri dari mahasiswa, dosen, alumnus serta beberapa
animator profesional. Reza Rahadian dan Maudy Ayunda adalah pengisi suara
karakter utama dari film ini. Film ini
menceritakan petualangan Musa, remaja tukang semir sepatu yang menjadi kurir
bagi perjuangan pejuang arek-arek Suroboyo dan TKR dalam peristiwa pertempuran dahsyat 10 November 1945 di Surabaya. Prestasi
membanggakan sudah diraih oleh film Battle of Surabaya jauh hari sebelum
filmnya dirilis. Film ini sudah meraih penghargaan di ajang International Movie
Trailer Festival 2013 dan masuk nominasi pada ajang Annual Golden Trailer Award
2014.
Melihat beberapa animasi buatan Indonesia di atas, bisa dikatakan bahwa
animasi buatan Indonesia tidak bisa dibilang buruk. Banyak animator Indonesia
handal yang mampu membuat animasi baik. Itu bisa dilihat dari ratingnya yang
tinggi dan beberapa penghargaan yang diraih. Saya sebagai penulis berharap
dunia peranimasian di Indonesia akan terus berkembang dengan pesat. Saya juga berharap
pemerintah Indonesia kedepan memberikan
kontribusi bagi kemajuan animasi Indonesia. Semoga dengan kemajuan
zaman perkembangan kartun animasi buatan Indonesia makin banyak, makin bagus,
dan dikenal hingga luar negeri, sehingga banyak film animasi Indonesia yang
tayang di luar negeri dan Indonesia sendiri bisa mendapatkan pendapatan. Toh,
itu juga akan menguntungkan bangsa Indonesia.
Download versi .docx : Google Drive
0 comments:
Post a Comment