Friday, 4 September 2015

ESSAY



PERANAN INFORMATIKA DALAM PROGRAM ANIMASI


Di zaman sekarang yang serba modern ini, perkembangan teknologi berkembang sangat pesat. Mulai dari bidang politik, ekonomi, kesehatan, sosial, hiburan, dan lain-lain. Di bidang hiburan misalnya semakin berkembangnya animasi. Di Indonesia sendiri, animasi sudah mulai berkembang pesat. Banyak animator handal Indonesia yang mampu membuat animasi dengan kualitas yang tidak kalah dengan film luar negeri. Contoh animasi asli buatan anak Indonesia antara lain Adit dan Sopo Jarwo, Keluarga Somat, Battle of Surabaya, dan lain-lain. Ketiga film animasi tersebut sudah mendapatkan beberapa penghargaan. Ini menunjukkan bahwa animasi karya anak Indonesia ini bisa dikatakan bagus, tidak bisa dipandang sebelah mata.
Membahas Adit dan Sopo Jarwo, animasi ini mungkin bisa dikatakan sebagai kartun animasi paling populer di Indonesia. Kartun ini disiarkan di MNCTV dan tayang selama 8 menit setiap episodenya. MD Animation adalah rumah produksi dari animasi ini dan dibuat oleh ratusan animator di seluruh Indonesia. Banyak penghargaan yang diberikan pada animasi Adit dan Sopo Jarwo. Pada tanggal 31 Desember 2014 animasi ini mendapat peringkat 1 best rating di seluruh acara TV Indonesia. Selain itu, Adit dan Sopo Jarwo masuk nominasi film animasi terbaik Festival Film Indonesia 2014. Animasi ini juga terpilih jadi Film Animasi Terbaik di Anti Corruption Film Festival yang diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Animasi buatan Indonesia yang populer selanjutnya adalah Keluarga Somat. Diproduksi oleh Dreamtoon dan ditayangkan di Indosiar. Keluarga Somat tayang perdana di tahun 2013 dan berdurasi 11 menit setiap episodenya. Animasi ini sudah mencapai episode 154 dan masih tetap akan membuat episode baru mengingat semakin banyaknya orang yang suka dengan animasi ini. Cerita dari Keluarga Somat yaitu tentang kisah keluarga Pak Somat disertai dengan canda dan tawa yang mampu menghibur penonton. Rating Keluarga Somat bisa dibilang memuaskan. Berulangkali animasi ini mengalahkan animasi Upin Ipin yang notabene adalah buatan Malaysia.
Beralih ke film Battle of Surabaya. Animasi ini bukan berbentuk episode, namun dalam bentuk cerita panjang/ film. Tayang di bioskop tanggal 20 Agustus 2015 dan disutradarai oleh Aryanto Kurniawan. Film ini melibatkan sekitar 180 animator yang terdiri dari mahasiswa, dosen, alumnus serta beberapa animator profesional. Reza Rahadian dan Maudy Ayunda adalah pengisi suara karakter utama dari film ini. Film ini menceritakan petualangan Musa, remaja tukang semir sepatu yang menjadi kurir bagi perjuangan pejuang arek-arek Suroboyo dan TKR dalam peristiwa pertempuran dahsyat 10 November 1945 di Surabaya. Prestasi membanggakan sudah diraih oleh film Battle of Surabaya jauh hari sebelum filmnya dirilis. Film ini sudah meraih penghargaan di ajang International Movie Trailer Festival 2013 dan masuk nominasi pada ajang Annual Golden Trailer Award 2014.
Melihat beberapa animasi buatan Indonesia di atas, bisa dikatakan bahwa animasi buatan Indonesia tidak bisa dibilang buruk. Banyak animator Indonesia handal yang mampu membuat animasi baik. Itu bisa dilihat dari ratingnya yang tinggi dan beberapa penghargaan yang diraih. Saya sebagai penulis berharap dunia peranimasian di Indonesia akan terus berkembang dengan pesat. Saya juga berharap pemerintah Indonesia kedepan  memberikan kontribusi bagi kemajuan animasi Indonesia. Semoga dengan kemajuan zaman perkembangan kartun animasi buatan Indonesia makin banyak, makin bagus, dan dikenal hingga luar negeri, sehingga banyak film animasi Indonesia yang tayang di luar negeri dan Indonesia sendiri bisa mendapatkan pendapatan. Toh, itu juga akan menguntungkan bangsa Indonesia.


Download versi .docx : Google Drive 

Yusuf BK

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 comments:

Post a Comment